Showing posts with label tips fotographi. Show all posts
Showing posts with label tips fotographi. Show all posts

Tuesday, March 19, 2013

7 Tips Memotret Konser Dengan Kamera Saku


Saat sedang menonton konser musik, selain menikmati lagu-lagu yang dinyanyikan oleh sang artis, tentu kita juga ingin mengabadikan momen tersebut. Sebuah momen menyaksikan artis idola tampil di panggung secara langsung tentu saja sebuah kesempatan yang langka, karena itu kita ingin memperoleh “jepretan” yang paling bagus. Jepretan dengan sebuah kamera profesional mungkin bisa menghasilkan gambar yang lebih baik, namun kamera saku juga tidak akan kalah jika kita tahu bagaimana cara memaksimalkannya.

Simak tips berikut ini agar Anda bisa menghasilkan foto yang baik saat memotret konser musik dengan kamera saku.
Sebelum berangkat ke tempat konser pastikan baterai kamera dalam kondisi penuh. Konser yang umumnya berlangsung sekitar 2 jam tentu saja merupakan waktu yang cukup lama untuk Anda mengabadikan sebuah momen. Sehingga pastikan bahwa kamera saku yang dibawa bisa bertahan selama mungkin. Bawa baterai cadangan jika diperlukan.
Turunkan lighmeter pada kamera saku paling tidak 1 step lebih rendah. Karena pencahayaan di panggung yang cukup terang akan membuat lensa kamera lebih sensitif dalam menangkap cahaya.
Coba bermacam white balance yang ada pada kamera saku dan pilihlah yang menurut Anda paling bagus. Suasana konser yang beragam menuntut Anda untuk lebih kreatif memainkan white balance agar mendapat hasil foto yang maksimal.
Disarankan agar tidak menggunakan pengaturan ISO diatas 800. Karena akan menimbulkan lebih banyak noise atau gambar yang pecah. Pencahayaan konser biasanya telah diatur sedemikian rupa sehingga saat difoto akan menghasilkan gambar yang fotogenik.
Pilihlah kualitas paling tinggi pada pengaturan kamera saku Anda. Kesempatan untuk menonton aksi panggung artis idola secara langsung tentu akan sangat jarang, sehingga kualitas gambar yang paling besar bisa berguna saat melakukan cropping foto nantinya.
Manfaatkan fitur continuous shot sebaik mungkin. Saat penyanyi idola sedang beraksi di panggung Anda bisa menggunakan fitur ini untuk mendapatkan momen yang lebih banyak. Sehingga setiap aksinya tidak akan lolos dari jepretan Anda.
Agar hasil jepretan kamera tidak monoton, Anda bisa memotret suasana konser seperti megahnya panggung konser, tata lampu yang memukau, dan lain-lain. Sehingga hasil foto tidak hanya terdapat gambar artisnya saja.
Demikian tips yang dapat kami berikan agar Anda bisa memanfaatkan kamera saku dengan maksimal untuk mengambil foto pada sebuah konser. Hasil jepretan Anda pun bisa sebagus hasil foto kamera profesional jika bisa menggunakannya dengan benar dan mendapat momen yang pas.

Friday, July 13, 2012

20 Tips Singkat Dalam Fotografi.

Berikut 20 tips singkat fotografi untuk anda menambah informasi dan kemampuan fotografi anda, saya yakin beberapa sudah pernah dilakukan tetapi semoga beberapa lainnya merupakan informasi baru. Silahkan disimak:
**1. Untuk melatih kemampuan panning anda, potretlah benda yang sedang bergerak dengan kecepatan normal (orang naik motor misalnya), gunakan mode shutter priority dan set shutter speed maksimal 1/30 detik, lebih lambat lebih baik. Perhatikan background anda!
2. Untuk memotret makro (jarak super dekat), aktifkan fitur Live View kamera digital anda agar lebih mudah memeriksa depht of field dan fokus.
3. Filter CPL (polarisasi) sangat berguna untuk menghilangkan pantulan sinar matahari di air dan kaca, dan juga berfungsi memperbaiki warna langit. Pernahkah anda mengenakan kacamata hitam dengan polariser?
4. Saat memotret bayi/anak-anak, pastikan anda memusatkan perhatian ke mata. Tak ada yang bisa mengalahkan keindahan mata anak-anak.
5. Megapiksel bukanlah fitur terpenting dari sebuah kamera, ukuran sensorlah fitur yang paling penting
6. Untuk foto portait (wajah) di luar ruangan, usahakan ketika cuaca sedang mendung. Kalaupun tidak, carilah daerah yang redup dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari membuat bayangan yang keras di wajah.
7. Ketika anda memotret di kondisi minim cahaya dan kesusahan menggunakan autofokus, gantilah dengan manual fokus. Fitur autofokus dikamera biasanya cukup lama mencari titik fokus di kondisi remang-remang.
8. Untuk foto siluet, pastikan anda matikan flash serta gunakan mode sunset (untuk kamera pocket), untuk SLR gunakan mode manual dan ukurlah eksposur di area terang di belakang obyek.
9. Download-lah buku manual versi pdf untuk kamera anda, sehingga anda mudah melakukan pencarian secara cepat untuk kata yang ingin anda ketahui dibanding harus membolak-balik halaman kertas.
10. Sebelum berangkat memotret, periksa kembali setting kamera anda, jangan sampai anda mneggunakan setting yang salah (memotret landscape dengan ISO 1000 misalnya). Menurut para fotografer pro, urutan pengecekan yang baik adalah berikut: cek White Balance – aktifkan fitur Highlight warning – cek settingan ISO – cek ukuran Resolusi foto anda.
11. Formatlah memory card hanya di kamera, jangan pernah memformat memory card dikomputer. Selain jauh lebih cepat dan mudah juga jauh lebih aman jika anda melakukannya di kamera.
12. Jika anda memiliki kapasitas hard disk berlebih di komputer serta suka melakukan foto editing, gunakan format RAW saat memotret, jika tidak cukup gunakan JPG.
13. Jika anda benar-benar menyukai fotografi landscape, fotolah di jam-jam berikut: dari jam 5 sampai jam 8 pagi, serta dari jam 4 sampai jam 7 sore.
14. Ketika memotret, lihatlah area paling terang yang masuk ke viewfinder anda. Kalau terangnya terlalu mencolok dibanding area lain, gantilah sudut pemotretan.
15. Untuk memotret HDR, gunakan mode auto bracket. Satu lagi: untuk foto HDR landscape yang dahsyat, tunggulah sampai muncul mendung sedikit, lalu mulailah memotret.
16. Jika anda membeli lensa atau kamera bekas, pastikan anda melakukan transaksi dengan bertemu penjualnya secara langsung. Anda harus menguji barangnya, memegang dan mencobanya
17. Sepanjang memungkinkan, gunakan settingan ISO serendah mungkin. Meskipun noise reduction bisa mengurangi noise yang dihasilkan oleh ISO yang tinggi, namun akan mengurangi detail foto secara keseluruhan.
18. Kalau warna membuat foto anda terlalu “sibuk” dan ramai, ubahlah foto anda menjadi foto hitam putih
19. Untuk menghasilkan foto hitam putih yang bagus, perhatikan kontras dalam foto anda. Semakin banyak kontras (area gelap dan terang yang beragam), semakin bagus foto hitam putih anda.
20. Bawalah kamera kemanapun anda pergi, cara paling cepat meningkatkan kemampuan fotografi anda adalah dengan memperbanyak jam terbang, tidak ada yang lebih baik.**
Source: bit.ly/OkHo5e

Tuesday, July 10, 2012

10 cara agar terlihat lebh langsing saat di foto

Sudah mati-matian berdiet, namun tetap saja terlihat gemuk saat difoto? Jangan khawatir.Times of India (07/07) berbagi beberapa tips di bawah ini agar Anda terlihat lebih langsing dalam foto.
  1. Jangan berdiri tegak menghadap kamera. Arahkan pinggul Anda ke samping dan putar bagian atas tubuh Anda ke belakang untuk menghadap fotografer. Ini akan membuat lekukan pinggul dan mempersempit bagian tubuh Anda yang terlihat lebar.
  2. Pikirkan apa yang sedang Anda pakai. Jika Anda baru saja berjemur, pastikan Anda menutupi bagian yang terbakar matahari. Selain itu, jangan gunakan pakaian yang bisa membuat Anda terlihat gemuk.
  3. Tegak saat berdiri atau duduk, jangan membungkuk. Membungkuk hanya akan membuat Anda terlihat lebih pendek, dan membuat perut Anda semakin terlihat besar. Jadi, tarik perut Anda ke dalam dan tarik punggung Anda hingga tegak.
  4. Khawatir dengan lengan Anda yang terlihat besar? Kalau begitu jangan berfoto dengan posisi lengan yang menekan ke tubuh Anda. Letakkan tangan Anda di pinggang atau pose lainnya. Yang jelas, pastikan ada jarak antara lengan dan tubuh Anda.
  5. Untuk menghindari dagu berlemak, selalu melihat ke atas. Jangan menunduk, karena ini akan semakin memperjelas lekukan pada dagu. Sedikit mendongak akan membuat wajah Anda terlihat lebih ramping.
  6. Postur yang baik bisa mengurangi lebar tubuh Anda. Jadi, berdirilah dengan tegak, dan tarik kepala Anda seolah-olah ada benang yang menariknya ke atas.
  7. Jangan silangkan kaki. Terutama pada kaki bagian atas. Ini hanya akan membuat semua selulit terlihat. Meski begitu, persilangan pada mata kaki bisa digunakan untuk bergaya.
  8. Pikirkan hal-hal yang menyenangkan dan tersenyumlah dengan natural. Selain badan, wajah Anda adalah yang pertama kali akan dilihat orang saat melihat foto.
  9. Pilihlah properti foto. Anda bisa gunakan tas besar untuk menutupi perut Anda, atau gunakan pakaian cerah untuk menyembunyikan lemak pada perut.
  10. Jika berfoto dengan orang banyak, pastikan Anda berdiri agak ke belakang. Berdiri di depan hanya akan membuat tubuh Anda tampak semakin besar karena Anda lebih dekat ke lensa kamera. Dengan menjauhi kamera Anda bisa terlihat lebih kecil dan sedikit tertutup oleh teman-teman Anda. Jadi, jangan khawatir lagi. Dengan tips-tips di atas, Anda bisa tampak lebih langsing di depan kamera. Tak perlu ragu lagi untuk memamerkan foto-foto Anda.